Oleh: isheti | Mei 21, 2010

Protista

Protozoa

(Protista Mirip Hewan)

Berdasarkan alat geraknya Rhizopoda dibedakan menjadi empat macam :

  1. Rhizopoda
  2. Flagellata
  3. Ciliata
  4. Sporozoa
  1. Rhizopoda

Ciri khusus Rhizopoda adalah memiliki alat gerak berupa kaki semu (pseudopodium) .  Kaki semu merupakan penjuluran protoplasma  sel  . Proses penjuluran plasma ini berlangsung sebagai berikut .  Bagian protoplasma yaitu endoplasma yang kental (plasmogel) , mencair sementara menjasi plasmosol , sehingga mudah bergerak membentuk penjuluran . Kemudian , jika plasmossol mengentalmaka penjuluran tertarik kembali , dmikian seterusnya .

Ada dua tipe kaki semu , yaitu :

  1. Tipe labodia

Tipe labodia berbentuk agak lebar dengan ujung penjuluran membenuk tabung .  Protoplasmanya tersusun atas ektoplasma dan endoplasma .

  1. Tipe fiopodia

Tipe filopodia ini memiliki ujung penjuran yang runcing dan biasanya bercabang .  Protoplasmanya tersusun atas ektoplasma saja .

  1. a. Struktur tubuh

Sel amoeba dilindungi oleh membaran sel. Di dalam sel tersebut terdapat organel-organel antara lain inti sel, vokuola konraktil, dan vokuola makanan.

1)      Membran sel dan membran plasma

Membran sel (plasmalema) berfungsi melindungi protoplasma . Sitoplasma dibedakan atas ektoplasma dan endolasma  . Ektoplasma merupakan lapisan luar sitoplasma yang lataknya berdekatan dengan membran plasma dan pada umumnya jernih (tidak berganula). Endoplasma merupakan merupakan bagian dalam plasma , pada umumnya bergranula. Di dalam endoplasma terdapat satu inti, sau vokuola kontraktil, dan beberapa vokuola makanan.

2)      Inti sel (nucleus)

Intiselberfungsi untukmengatur seluruh kegiatan yang berlangsung di dalam sel.

3)      Vokuola kontraktil (rongga berdenyut)

Organ ini berfungsi sebagai organ ekskresi sisa makanan. Vokuola kontraktil juga mengatur agar tekanan osmosis sel selalu lebuh tinggi dari tekanan osmosis disekitarnya.

4)      Vokuola makanan

Organ ini berfungsi sebagai alat pencernaan. Makanan yang tidak dicernakan akan keluar melalui vokuola kontraktil.

  1. b. Tempat Hidup

Berdasarkan tempat hidupnya amoeba dibedakan atas dua jenis, yaitu sebagai berikut.

1)      Ektoameba

Ektoameba hidup di luar tubuh organism lain (hidup bebas). Misalnya, Amoeba proteus,ameba raksasa Chaos caroinense (dapat mencapai ukuram 100 mikron)

2)      Entameba

Entameba ini hidup did ala tubuh organism. Contoh entameba antara lain sebagai berikut.

  1. a. Entamoeba histolyca

Hewan ini hidup di dalam usus halus manusia, bersifat parasit, dan menyebabkan penyakit perut disentri ameba. Organism ini masuklewat air minum dan makanan.

  1. b. Entamoeba coli

Entamoeba coli hidup di dalam kolon (usus besar) manusia. Ameba ini tidak bersifat parasit, tetapi kadang-kadang dapat menyebabkan buang air besar terusmenerus (diare).

  1. c. Entamoeba gingivalis

Entamoeba gingivalis ini hidup did ala rongga mulut dan menguraikan sisa makanan, hingga merusak gigi dan gusi.

Contoh Rhizopoda lainnya adalah sebagai berikut.

a) Arcella

Arcella memiliki kerangka luar yang tersusun dari zat kitin. Arcella ini banyak terdapat di air tawar.

b) Difflugia

Kerangka luar Difflugia dapat mengeluarkan selaput lender yang menyebabkan butir-butir pasir halus dan benda lain dapat melekat.

c)       Foraminifera

Foraminifera memiliki kerangka luat yang terdiri dari silica atau zat kapur (mengandung kalsium karbonat). Semua anggota foraminifera hidup di laut. Foraminifera yang terkenal adalah genus Globigerina. Lapisan foraminifera dapat digunakan sebagai petunjuk dalam pencarian sumber minyak bumi.

d) Radiolaria

Radiolaria merupakan organism laut, berbentuk bulat hampir seperti bola, dan memiliki banyak duri tang terbuat dari zat kitin dan stronsium sulfat. Radiolarian yang mati akan mengendap didasar perairan membentuk endapan yang disebut lumpur radiolarian. Lumpur radiolarian berguna untuk bahan penggosok serta bahan peledak. Contoh genus radiolarian antara lain Acanthometron dan Collosphaera.

2. Flagellate


Flagellate dicirikan dengan adanya flagella (bulu cambuk) untuk bergerak,  memasukan makanan ke mulutnya, dan merespons rangsang dari lingkungan sekitarnya. Flagellate dibedakan menjadi dua, yaitu fotoflagellata dan zooflagellata.

  1. a. Fitoflagellata

Fitoflagellata adalah flagella yang dapat berfotosintesis karena memiliki klorofil.

1)      Struktur tubuh

Ada fitoflagella yang tubuhya diselubungi oleh membrane selulosa, misalnya Volvox. Ada pula fitoflagella yang memiliki lapisan pelikel, misalnya Euglena. Pelikel adalah selaput plasma yang terbentuk dari selaput plasma yang mengandung protein.

2)      Reproduksi

Fitoflagella bereproduksi melalui dua cara, yaitu secara seksual dengan konjugasi dan aseksual dengan membelah diri.

3)      Klasifikasi

Fitoflagella dibedakan menjadi tiga kelas yaitu Euglenoida, Dinoflagella, dan Volvocida.

a)      Euglenoida

Bentk tubuh anggota Euglenoida menyerupai gelondongdan diselimuti oleh pelikel. Euglenoida mempunyai satu atau dua flagella di bagian ujung anterior. Di bagian ujung anterior juga terdapat bintik mata berwarna merah yang mengandung pigmen karoten. Bintik mata berfungsi untuk melindungi daerah peka cahaya di pangkal flagella. Anggota kelompokini yang terkenal adalah Euglena viridis.

b)      Dinoflagellata

Bentuk tubuh Dinoflagellata bervariasi tetapi kebanyakan lonjong dengan warna kecoklatan dan kekuningan. Dinoflagellata merupakan penyusun plankton laut. Walaupun sebagian besar berhabitat di laut, ada juga Dinoflagellata yang hidup di air tawar.

Dinoflagellata ada yang bersimbiosis dengan terumbu karang, anemone, ubur-ubur, dan invertebrate lainnya. Flagellanya terletak di cekunagan transversal yang mengelilingi tubuh. Banyak spesies Dinoflagellata kehilangan flagellanya dan tumbuh sebagai fase vegetataif yang nonmotil. Contoh anggota Dinoflagellata antara lain Nocticula milliaris, Ceratium, dan Gymnodinium.

c)       Volvocida

Volvocida umumnya berbentuk bulat, hidup secara soliter atau berkoloni. Volvocida mempunyai dua flagella. Dinding sel Volvocida tersusun atas selulosa. Contoh anggota kelompokini adalah Volvox globator.

  1. b. Zooflagella

Zooflagella adalah flagellate yang tidak berkoroplas dan menyerupai hewan.

Trypanosoma

1)      Struktur tubuh

Bentuk tubuh Zooflagellata mirip dengan leher porifera. Zooplagellata mempunyai flagella yang berfungsi untuk menghasilkan aliran air dengan menggoyangkan flagella. Selain itu, flagella juga berfungsi sebagai alat gerak.

2)      Reproduksi

Reproduksi terjadi secara aseksual dengan pembalahan biner longitudinal, sedangkan reproduksi seksual belum banyak diketahui.

Contoh yang terkenal adalah dari genus Trypanosoma dan Leismania. Keduanya bersifat parasit pada tubuh manusia dan hewan.

a)      Trypanosoma

Trypanosoma memiliki tubuh pipih panjang seperti daun dan tidak membentuk kista. Trypanosoma hidup di dalam sel darah merah, sel darah putih, dan sel hati tubuh vertebrata inangnya. Infeksi karena Trypanosoma disebut trypanosomiasis.

Dalam siklus hidupnya, Trypanosoma memiliki dua bentuk, yaitu berflagelapada fase ekstraseluler dan tidak berflagela pada fase intraseluler. Sebagian dari siklus hidupnya melekat di sel lambung atau mengisap darah manusia. Hospes perantara Trypanosoma adalah hewan-hewan pengisap darah. Jenis-jenis Trypansoma sebagai berikut.

  1. Trypanosome lewisi, hidup pada tikus,hospes perantaranya adalah kutu tikus.
  2. Trypanosome evansi, penyebab penyakit sura (malas) pada ternak, hospes perantaranya adalah lalat tebanus.
  3. Trypanosome brucei, penyebab penyakit nagano pada ternak, hospes perantaranya adalah lalat tse-tse.
  4. Trypanosome gambiense dan Trypanosoma rhodesiense. Hewan penyebab tidur pada manusia ini mulanya terdapat di Afrika, kemudian menyebar ke  Asia. Hospes perantaranya adalah lalat tse-tse, yaitu Glossina palpalis untuk T. gambiense dan Glossina mursitans unutk T. rhodesiense.
  5. Trypanosome cruzi, penyebab penyakit anemia pada anak-anak (cagas); T. cruzi ditemukan di Amerika Tengah.

b) Leishmania

Leishmania merupakan penyebab penyakit pada sel-sel endothelium pembuluh darah. Endothelium merupakan sel epithelium yang melapisi jantung, pembuluh darah, pembuluh limfa. Jenis-jenis Leishmania antaralain sebagai berikut:

  1. Leishmania donovani, penyebab penyakit kala azar yang ditandai dengan demam dan anemia. L. donovani banyak ditemukan di Mesir, sekitar Laut Tengah, dan India.
  2. Leishmania tropica, penyebab penyakit kulit yang disebut penyakit oriental. L. tropica di temukan di Asia (daerah Mediterania) dan sebagian Amerika Selatan.
  3. Leishmania brasilliensis, penyebab penyakit kulit di Meksiko dan Amerika Tengah Selatan.

Infeksi karena Leishmania disebut leishmaniasis.

  1. 3. Ciliata

Ciliate dicirikan dengan adanya rambut-rambut getar/silia diseluruh/sebagian tubuhnya. Memiliki makronukleus, mikronukleus, serta vokuola sebagai alat osmoregulator.

  1. Struktur tubuh

1)      Kebanyakan ciliate berbentuk asimetris kecuali ciliate primitive, yang berbentuk simetris radial.

2)      Tubuh diperkuat oleh pelikel, yaitu lapisan luar yang tersusun dari sitoplasma padat .

3)      Tubuh diselimuti oleh silia. Silia yang menyelubbungi seluruh permukaan tubuh utama disebut silia somatic.

4)      Ciliate mempunyai dua tipe inti sel (nucleus), yaitu makronukleus dan mikrinukleus. Makronukleus dipergunkan unutkpertumbuhan, perkembangbiakan, dan fungsi seluler. Mikronukleus merupakan bahan inti yang dipertukarkan selama konjugasi.

5)      Ciliate tidak mempunyai struktur khusus untuk pertukaran udara dan ekskresi, tetapi mempunyai organ yang berfungsi menjaga keseimbangan air dalam tubuhnya, yaitu vokuola kontraktil.

  1. Nutrisi dan cara  makan

Ciliata memiliki mulut atau sitostom yang terbuka menjadi saluran pendek di sitofaring. Pada organism primitive, mulut terletak di ujung anterior tetapi pada kebanyakan ciliate, bagian tersebut digantika oleh posterior.

Terdapat dua macam mulut pada ciliate, yaitu:

1)      Mulut membrane berombak atau membrane yang bergerak, merupakan silia yang menyatu dalam barisa panjang.

2)      Mulut membrane yang berupa barisan pendek dari silia yang bersatu membentuk piringan.

Fungsi silia di mulut adalah untuk mengalirkan makannam dan  mendorong partikel makanan menuju sitofaring. Contoh anggota ciliate yang terkenal adala Paramecium

Contoh ciliata lainnya, antaralain sebagai berikut:

a)      Stentor: hewan ini bentuknya seperti terompet dan menetap pada satu tempat

b)      Didinium: merupakan predator pada ekosistemperairan , yaitu pemangsa Paramecium

c)       Vorticella: berbentuk seperti lonceng, bertangkai panjang dengan bentuk lurus atau spiral, yang dilengkapi dengan silia di sekitar mulutnya

d)      Stylonichia: berbentuk seperti sifut, silianya berkelompok. Stylonichia banyak ditemukan pada permukaan daun yang terendam air.

e)      Balantidium coli: berhabitat di kolok (usus besar) manusia dan dapat menimbulkan balantidiosis (gangguan pada perut)

  1. Sporozoa

Sporozoa tidak memiliki alat gerak. Sporozoa bergerak dengan mengubah posisi tubuhnya. Sporozoa hidup sebagai parasit pada tubuh inangnya, dan menyebabkan penyakit.

  1. Struktur tubuh

1)      Tubuhnya berbentuk bulat panjang

2)      Ukuran tubuhnya hany beberapa micron, tapi dalam usus manusia atau hewan data mencapai 10 mm.

3)      Tubuh terbentuk dari kumpulan tropozoit memanjang.

  1. Reproduksi

Reproduksi secara aseksual dengan skizogoni yaitu pembelahan diri yang berlangsung di dalam tubuh inang tetap, dan sporogoni yaitu pembentukan spora yang berlangsung pada inang peratara (hospes intermediet).

Reproduksi secara seksual melalui persatuan gamet jantan (mikrogamet)dan gamet betina (makrogamet) yang berlangsung dalam tubuh nyamuk. Salah satu contoh sporozoa adalah Plasmodium. Siklus hidup plasmodium di dalam tubuh inang berhasil diungkap oleh Charles Laverans dan Giovanni Grassi , yaitu sebagai berikut.

Gambar siklus

Pada sat seekor nyamuk Anopheles betina mengisap darah, nyamuk mengeluarkan zat anti pembeku darah untuk menjaga agar darah korban tidak membeku. Zat ini disebut antikoagulan . Bersamaan dengan keluarnya zat antikoagulantersebut, keluarlah sporozoit dari mulut nyamuk  dan masuk kedalam luka gigitan di tubuh korban. Sporozoit kemudian hidup di dalam sel parenkim hati. Keadaan ini disebut fase eksoeritrositair.

Setelah tiga hari, sporozoit keluar dari hati, kemudian menyerang dan masuk ke sel-sel darah merah. Fase ini disebut fase eritrositair. Setiap satu tropozoit akan membelah (skizogoni) menjadi 6-36 merozoit, tergantung macam spesiesnya.

Setelah sel darah merak pecah, merozoit keluar dan mencari sel darah merah yang baru. Kejadian demikian berulang beberapa kali. Dalam sepuluh hari, tubuh penderita sudah mengnadung banyak merozoit. Pada saat sel darah merah pecah, penderita merasa demam.

Setelah beberapa kali mengalami skizogoni, merozoit berubah menjadi gametosit, yaitu persiapan menjadi gamet jantan dan gamet betina. Hal ini disebut gamogami, yang berlangsung dalam tubuh manusia.

Jika saat itu darah manusia diisap oleh nyamuk Anopheles betina, darah yang mengandung gametosit akan masuk ke dalam tubuh nyamuk. Di dalm tubuh nyamuk, gametosit akan berubah menjadi gamet  jantan (mikrogamet) dan gamet betina (makrogamet). Dua gamet ini kemusian melebur membentuk zigot. Zigot kemudian menjadi ookinet, yang akan menerobos dinding usus atau perut nyamuk dan mengisap makanan dari tubuh nyamuk. Ookinrt kemudianmembesar menjadi oosista. Satu osista menghasilkan beribu-ribu sporozoit dengan cara sporogoni.

Jenis-jenis Plasmodium adalah sebagai berikut.

1)      Plasmodium falciparum: masa sporulasinya setiap 1-2 x  24 jam, menyebabkan penyakit malaria tropika

2)      Plasmodium vivax: masa sporulasinya setiap 2 x 24 jam,menyebabkan penyakit malaria tertian

3)      Plasmodium malariae: mass sporulasinya setiap 3 x 24 jam, menyebabkan penyakit malaria tertian

4)      Plasmodium ovale: penyebab penyakit limpa, masa sporulasinya setiap 48 jam. Plasmosium ini tidakterdapat di Indonesia.

PERANAN BAKTERI DALAM KEHIDUPAN

  1. Bakteri yang bermanfaat

1)      Lactobacillus casei digunakan dalam pembuatan keju

2) Streptococcus lactis dan Streptococcus cremoris digunakan dalam pembuatan keju dan mentega

3) Lactobacillus citrovorum digunakan untuk member aroma pada mentega dan keju

4) Bcillus brevis menghasilkan antibotik tirotrisin; Bacillus subtilis menghasilkan antibiotic basitrasin; Bacillus polymixa menghasilkan polimixin

5) Nitrosomonas, Nitribacter, dan Nitrsococcus berperan dalam proses penambahan kesuburan tanah (membentk humus)

6) Acetobacter penting dalam pembuatan asam cuka dan nata de coco

  1. Bakteri yang merugikan

1)      Mycobacterium tuberculosis menyebabkan penyakit TBC

2)      Treponema pertenue menyebabkan penyakit patek (frambusia)

3)      Yersinia pestis menyebabkan penyakit pes (sampar)

4)      Clostrisium tetani menyebabkan tetanus

5)      Neisseria gonorrhoeae menyebaabkan kencing nanah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: